Judul: Writer vs Editor.
Penulis: Ria n. Badaria.
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Jumlah Hal: 311 halaman.
ISBN: 978-979-226-5866.
Tahun terbit: 2011.
Genre: Metropop.
Novel karya Ria n. Badaria bergenre metropop ini awalnya saya kira adalah sebuah buku nonfiksi untuk bekal seorang penulis, mengingat judulnya yang bermakna penuh dengan ilmu. Namun, perkiraan saya salah. Ria n Badaria sukses membuat saya terkecoh hanya dengan judulnya.
Novel ini berkisah tentang seorang tokoh wanita bernama Nuna yang punya cita-cita ingin menjadi seorang penulis novel yang sukses. Namun, rencana hidupnya itu kandas ketika ia menemui berbagai penolakan dari penerbit hingga membuatnya terpaksa bekerja sebagai pelayan di toko swalayan.
Pelencengan rencana hidup yang ia anggap kesialan itu tidak berlangsung lama setelah ia mendapat surat dari Global Books.
Novel perdananya yang membuat ia menikmati hasil dari buah pikiran dan jari lentiknya, sayangnya, novel perdananya itulah yang membuat ia menjumpai kesialan baru lagi.
Rengga, sosok editor rese yang gampang ngambek harus bekerja sama dengan penulis seperti Nuna yang penuh dengan perhitungan sampai-sampai untuk membeli ponsel dia enggan, padahal di zaman sekarang yang serba modern ini, ponsel adalah salah satu benda yang paling dibutuhkan.
Untuk itu, Rengga jelas pusing sendiri menghadapi Nuna, terlebih gadis itu memberikan identitas palsu sekaligus nomor telepon hingga Rengga kelimpungan menghubungi Nuna untuk mendiskusikan perihal editing naskahnya. Padahal seperempat royalti sudah diterima dan editing naskahnya molor berkat 'kerja sama' Nuna yang luar biasa.
Kisah cinta dan alurnya ngalir begitu saja dan diangkat dengan apik menggunakan gaya bahasa kekinian. Konfliknya pun bikin greget. Bukan hanya konflik, karakter tokohnya juga sangat menjiwai peran. Hingga membuat saya ngakak membayangkan interaksi Nuna dan Rengga.
Untuk ending, saya agak kecewa karena tidak sesuai dengan harapan saya. Endingnya ngegantung seperti jemuran saja. Padahal saya ingin sekali menyaksikan kelanjutan kisah cinta mereka setelah Rengga meninggalkan Nuna dua tahun lamanya.
Ria n. Badaria sukses membuat saya greget ingin banting pintu menahan sesak. Terima kasih untuk Ria n. Badaria karena telah menyuguhkan cerita yang membuat saya begadang demi membacanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar